Daftar Blog Saya

Rabu, 20 Juni 2012

TEORI GERAK SEJARAH DAN KEBUDAYAAN


TEORI-TEORI SEJARAH
PENGERTIAN TEORI

q  Teori adalah : hulu atau sumber suatu proporsi ilmiah.
q  Cara mengujinya adalah : melalui prosedur penelitian dengan menggunakan asumsi/hipotesis-hipotesis kemudian diuji/dibuktikan berdasarkan data-data yang dikumpulkan.


Para Ilmuan Yang Menciptakan Teori Sejarah

q  Prof. Arnold. J. Toynbee, dengan teori sejarahnya : “Challenge and Responces”
q  Ibnu Khaldun, yang menciptakan teori progresiv Linear
q  H. Steward, menciptakan teori “Cultural Change”/perubahan kebudayaan


TEORI GERAK DAN ALIRAN SEJARAH

Teori Gerak Sejarah
1.  Hakikat teori gerak sejarah adalah suatu gerak yang tumbuh dan berkembang secara evolusi, karena menggambarkan peristiwa sejarah masa lampau secara kronologis.
2. Urutan secara kronologis merupakan pokok teori untuk menggambarkan gerak sejarah.
3. Gerak sejarah itu ditandai dengan : peristiwa munculnya, berkembangnya, masa jayanya kemunduran dan lenyapnya suatu kebudayaan/ kerajaan.
4. Menurut Prof. Beerling dalam bukunya yang berjudul “Filsafat Dewasa Ini” bahwa : sejarah adalah cerita dari kemajuan.
Yang menjadi permasalahan sekarang adalah faktor-faktor apakah yang menentukan gerak evolusi itu?




Dari permasalahan tadi, menimbulkan beberapa teori gerak sejarah yaitu :
o        Teori gerak sejarah bagi masyarakat primitif, evolusi ditentukan oleh kebudayaan dinamisme dan animisme. Pemujaan terhadap roh nenek moyang dan kekuatan gaib yang menentukan evolusi sejarah
o        Dalam kebudayaan politeisme, gerak sejarah ditentukan oleh dewa-dewa.
o        Dalam kebudayaan monoteisme, maka gerak sejarah ditentukan oleh Tuhan
o        Gerak sejarah yang ditentukan oleh hukum alam (fatum) kadar atau takdir. Teori ini kemudian berkembang menjadi filsafat.
o        Determinisme
o        Gerak sejarah yang ditentukan oleh manusia itu sendiri.
o        Gerak sejarah yang ditentukan oleh materi (karl Marx di dalam historis materialisme)
R. Moh. Ali. Dalam bukunya “ Pengantar Ilmu Sejarah” menggambarkan gerak sejarah sebagai berikut :
Gerak sejarah disebabkan oleh dua hal yaitu
1.      Manusia (jiwa besar, Khalayak)
2.      Kekuatan diluar manusia (Tuhan, Dewa-dewa, kekuatan masyarakat, dan nasib/fatum)

Aliran Siklis
Ada tiga aliran atau konsepsi pengkajian sejarah yang berpengaruh dalam ilmu sejarah yaitu :
q  Aliran pertama/syclis, yang memandang kejadian sejarah/peristiwa sebagai ulangan/syclis dari kejadian terdahulu.
q  Aliran Religius/ketuhanan, yang menafsirkan bahwa segalah kejadian dalam sejarah semata-mata karena kehendak tuhan
q  Aliran Evolusi, yaitu aliran yang memandang seluruh kejadian dalam panggung sejarah manusia adanya suatu garis yg menaik dan meningkat kearah kemajuan dan kesempurnaan.

TEORI PERSEBARAN KEBUDAYAAN

o        Beberapa pakar peneliti sejarah persebaran unsur-unsur kebudayaan telah mengemukakan teori mereka. Teori mereka banyak dipengaruhi oleh aliran filsafat atau cara berpikir filosofis-historis yang disebut difusionisme.
o        Teori-teori itu antara lain ; heolithic theory, teori cultural revolution, teori cultural change dan teori atau konsep inti kebudayaan.

Heolithic Theory Oleh : G.E.Smith dan W.J.Ferry
o        Berpendapat bahwa dalam sejarah kebudayaan dunia pada zaman purbakala, pernah terjadi suatu peristiwa difusi besar yang berpangkal di mesir, kemudian bergerak ke arah timur dan sampai ke daerah yang sangat jauh.
o        Gerak kebudayaan mesir kuno itu mulai dari daerah sekitar laut tengah, afrika, india, indonesia, polinesia dan amerika.
o        Jenis kebudayaannya adalah kebudayaan batu besar/ megalitikum, yang pusatnya di mesir.

Teori Cultural Revolution Oleh: V. Gordon Childe

o        Bahwa didalam refolusi kebudayaan terjadi melalui tahapan-tahapan neolithik revolution, urban revolutin, revolution in human knowledge dan industrial revolution.
o        Hal ini dimanifestasikan melalui penghidupan food gathering menjadi production.

Teori Cultural Change Oleh: H.Steward

o        Kebudayaan merupakan sistem penguasaan kekuatan/energi, artinya kebudayaan senantiasa mengalami perubahan. Steward menekankan bahwa kebudayaan itu berkembang  multilinear dan evolusi kausal.
o        Evolusi/perubahan kebudayaan multilinear menekankan, bahwa kebudayaan berkembang tidak dari tahap yang sama tetapi dari multi variabel (teknologi, struktur ekologi manusia,pola-pola dalam  situasi lingkungan dsb.


q  Menurut Malinowski, kebudayaan di dunia itu terdapat 7 unsur universalnya yaitu :
o        Bahasa
o        Sistem teknologi
o        Sistem matapencaharian
o        Organisasi kelembagaan- sistem perkawinan
o        Sistem pengetahuan
o        Sistem religi, agama dan kepercayaan
o        Sistem kesenian

Teori/Konsep “Inti Kebudayaan

= Konsep inti kebudayaan/cultural care mempunyai konstelasi yang lebih erat hubungannya dengan aktifitas kehidupan dan penysunan tata ekonomi.
= Inti kebudayaan itu meliputi pola-pola sosial, politik dan agama yang secara empiris ditetapkan bahwa hubungannya dengan penyusunan kegiatan tata ekonomi adalah sangat erat.
=  Pendekatan konsep inti kebudayaan adalah relevan dengan pendekatan ekologi kebudayaan, yang secara eksplisit terlihat ikatan fungsionalnya dengan alam sekitar, pola-pola kebudayaan dan organisme lingkungannya.



Kebudayaan Asli Indonesia
q  Menurut teori Dr.J.J.Brandes, bahwa sebelum kedatangan hinduisme, indonesia memiliki 10 unsur kebudayaan asli yaitu:
o        Wayang
o        Gamelan
o        Metrum macapat/kesusasteraan
o        Pembuatan batik
o        Sistem pembuatan logam
o        Sistem mata uang
o        Keterampilan dalam pelayaran/navigasi
o        Ilmu perbintangan
o        Sawah/sistem irigasi
o        Kehidupan politik

Daftar Pustaka
Ali, R. Moh. Drs ; Pengantar Ilmu Sejarah, Bhratara, Jakarta, 1965
M.A. Tamburaka, E. Rustam. H.Drs.Prof. Pengantar Ilmu Sejarah, Teori Filsafat Sejarah, Sejarah Filsafat & IPTEK, Rineka Cipta, Jakarta, 2002


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar